Tag Archives: haji 2013

umroh murah 2014

ONH 2013 turun USD$90

Ketua Komisi VIII menjelaskan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) pada tahun 2013 mengalami penurunan (sebelumnya ditulis dalam hitungan rupiah, yang benar hitungan dolar). Penurunan yang disepakati yaitu sebesar USD 90, yang jika dikomparasikan dengan kurs tahun 2012 penurunan itu jadi sebesar Rp 140.600.

Penurunan yang dimaksud, pada tahun 2012 BPIH sebesar Rp 33.999.800 atau USD 3.617 menjadi Rp 33.859.200 atau USD 3.527 pada tahun 2013 (dengan kurs tahun 2012 sebesar Rp 9.400 dan tahun 2013 sebesar Rp 9.600), maka turun sebanyak Rp 140.600.

“Itu BPIH yang betul dalam bentuk dolar Amerika bukan rupiah bahwa dibandingkan tahun dulu selisihnya USD 90. Nah, pada waktu selisih dolarnya tahun lalu Rp 9.400, maka kalau diluruskan selisihnya hanya Rp 140.600. Jadi kenapa ada selisih segitu karena dolarnya Rp. 9.400,” kata Ketua Komisi VIII Ida Fauziyah saat dikonfirmasi, Senin (1/4/2013).

Hal itu sekaligus untuk meluruskan berita sebelumnya yang menuliskan penurunan dalam hitungan rupiah.

Menurutnya, penurunan BPIH itu merupakan upaya dari DPR dan pemerintah agar biaya ongkos haji semakin terjangkau.

“Walau terjadi penurunan BPIH, tetapi Komisi VIII tetap menekankan agar pemerintah tetap meningkatkan pelayanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2013, baik katering, transportasi, akomodasi, dan lainnya,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Komisi VIII juga telah menyetujui dana tambahan subsidi BPIH tahun 2013 untuk keperluan jemaah haji menjadi Rp. 2,3 triliun. Ini peningkatan cukup tinggi dibanding tahun lalu yang nilai subsidinya adalah Rp 1,7 triliun.

“Dana ini akan digunakan untuk meringankan BPIH tahun 2013 dalam bentuk subsidi biaya kebutuhan jemaah haji. Antara lain subsidi akomodasi di Mekkah, akomodasi di Madinah, subsidi general service fee, biaya pendukung operasional lain dan safe guarding,” ucap Idam

“Ini penting untuk menjamin kestabilan dan penurunan harga BPIH, dan yang utama adalah untuk kontinuitas penyelenggaraan haji lebih baik,” imbuhnya.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
kota-makkah-300x206

Kemenag Sediakan Kloter Haji Khusus Lansia tahun 2013

Kementerian Agama menyediakan kloter haji khusus lansia pada musim haji tahun 2013 ini. Sebanyak 2.500 orang lansia tahun ini akan berhaji dengan mendapatkan pelayanan yang lebih efektif.

“2013 nanti ada kloter lansia untuk usia 83 ke atas,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama Anggito Abimanyu dalam jumpa pers di Restoran Pulau Dua, Jakarta Pusat, Rabu (30/1/2013).

Anggito menjelaskan bahwa peserta kloter lansia adalah mereka yang sudah mendaftar hingga 31 Desember 2012. Sehingga bukan pendaftar baru.

“Pelaksanaannya juga akan lebih singkat, 20-25 hari, manasik haji juga lebih efisien, jarak pemondokan lebih dekat, keberangkatannya di awal,” kata Anggito.

Selain itu, para lansia ini harus sudah memiliki pendamping yang juga telah terdaftar, bukan pendaftar baru.

Dari 2.500 kursi ini, Anggito mengatakan bahwa jumlah ini masih tergantung dengan komitmen pelunasan pembayaran haji.

“Biayanya sama, tapi mendapat pelayanan kesehatan yang lebih. Dua kali lebih efektif dari (kloter) biasa,” lanjutnya.

Kloter haji lansia adalah satu dari fitur Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2013. Fitur lain yang ditawarkan antara lain upgrade transportasi dan catering. Jamaah tahun 2013 pun akan disediakan hotel saat di Madinah.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Kemenag Sedang ingin Beli Airbus A-380 Khusus Haji

Kementerian Agama sedang menjajaki membeli Airbus A-380 yang dikhususkan melayani penerbangan ibadah haji. Namun eksekusi pembelian pesawat super jumbo tersebut masih tahap ‘pikir-pikir dulu’ sebab harganya sangat tinggi.

“Ada rencana membeli pesawat, kita sedang jajaki jumlahnya tiga sampai empat pesawat. Tapi harganya terlalu mahal,” kata Menag Suryadharma Ali kepada wartawan usai rapat dengan komisi VIII di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/1/2013).

Latar belakang munculnya ide pengadaan pesawat khusus, adalah melihat keterbatasan kemampuan dari maskapai dalam melayani penerbangan haji. Baik pihak Garuda Indonesia dan Saudi Airline yang selama ini melayani penerbangan haji, dalam prakteknya menyewa pesawat terbang berbadan lebar agar jadwal penerbangan reguler mereka tidak terganggu.

“Kami akan beli Airbus A-380 berkapasitas 800 orang, sehingga jumlah penerbangan bisa dipotong 30-40 persen karena kapasitas yang lebih besar,” jelas menag.

Namun masalah efisiensi menjadi pertimbangan utama sebelum memutuskan untuk realisasikan rencana pengadaan pesawat. Jangan sampai pesawat tersebut hanya beroperasi secara efektif selama musim haji dan setelah itu hanya menghuni hanggar sehingga tidak efisien dalam biaya perawatannya.

“Sebab kalau Kemenag beli pesawat, maka harus merupakan investasi yang aman, menguntungkan, dan jamaah dapat diringankan dari biaya tiket,” papar Suryadharma tentang tiga pertimbangan utama pengadaan pesawat.

Maka solusinya adalah jalinan kerja sama operasional dengan maskapai penerbangan nasional untuk perawatannya. Sebagai kompensasinya, maskapai dapat menggunakan pesawat milik Kemenag untuk penerbangan reguler angkutan penumpang di luar musim haji.

Pesawat sebesar itu tentu saja lebih efisien untuk penerbangan jarak jauh dengan load faktor yang tinggi. Masalahnya tidak semua bandara tujuan di dalam negeri yang lalu lintas penerbangannya padat, mampu melayani Airbus A-380.

“Kalau dioperasikan (usai musim haji) kira-kira ke mana? Tentu daerah yang banyak penumpangnya,” ujar Suryadharma.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Dua Penyelenggara Haji MLM Kena Sanksi

sumber : http://www.tempo.co/read/news/2012/12/19/173449199/Dua-Penyelenggara-Haji-MLM-Kena-Sanksi

TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Agama akan menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan penyelenggara ibadah haji dan umrah lewat multi-level marketing (MLM). Keduanya adalah PT Arminareka dan PT MPM. Sanksi bakal diberikan Kementerian menyusul pencabutan sertifikat penyelenggaraan kedua perusahaan tersebut oleh Majelis Ulama Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Bahrul Hayat menyebutkan, mekanisme MLM tidak sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji. “Undang-undang itu mengatur haji sebagai kewajiban mereka bagi yang mampu. Mampu bisa ditafsirkan mampu secara fisik maupun finansial,” ujar Bahrul di kantornya, Rabu, 19 Desember 2012.

Menurut Bahrul, penyelenggaraan haji dan umrah lewat mekanisme MLM tidak bisa dibenarkan karena memberangkatkan seseorang ke Tanah Suci dengan cara berutang ke downline atau orang di lapisan bawahnya. Cara itu juga menunjukkan ketidakmampuan finansial seseorang untuk berhaji.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Anggito Abimanyu, menyebutkan, sanksi untuk kedua MLM belum bisa diputuskan. Namun, ia memperkirakan, sanksi nantinya bisa berupa teguran hingga pencabutan izin operasi. “Kami akan pelajari pelanggaran mereka,” kata dia.

Anggito memperkirakan, saat ini ada ratusan ribu orang yang telanjur mendaftar pada MLM haji dan umrah. Ia pun meminta masyarakat yang belum telanjur mendaftar tidak tergiur iming-iming tawaran haji dan umrah MLM.

Bagi jemaah yang telanjur mendaftarkan diri ke perusahaan haji MLM, Anggito mengimbau untuk tak khawatir. Pemerintah, kata dia, akan mengupayakan duit yang telah disetor dikembalikan. “Kami akan melakukan pendataan agar dana jemaah yang telah disetor ke MLM haji dan umrah dapat terselamatkan.”

Bahrul menambahkan, jika ada masyarakat yang merasa dirugikan dengan keberadaan MLM haji dan umrah, bisa membawa kasusnya ke ranah hukum. “Terkait delik aduan calon jemaah haji, itu menjadi bagian kepolisian,” ujarnya.

ISMA SAVITRI

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS

Tips Daftar Haji Reguler yang Aman

Tips Aman Daftar Haji reguler :
1. Calon jamaah haji membuka Tabungan Haji pada Bank Penerima Setoran-Biaya Penyelenggara Ibadah Haji (BPS-BPIH), yang sudah bekerjasama dengan Kementerian Agama RI dan sudah tersambung dengan SISKOHAT Kemenag sesuai dengan domisili.

2. Calon jamaah haji datang ke Kantor Kemenag setempat untuk mengisi SPPH (Surat Pendaftaran Pergi Haji), dengan membawa buku rekening tabungan dan melampirkan dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.

3. Calon jamaah haji datang lagi ke bank dengan membawa: SPPH, 5 lembar pas photo, Buku tabungan Haji.
Pihak bank kemudian akan meng-input nomor pemindahbukuan / transfer dan data SPPH untuk mendapatkan nomor porsi. Jangan lupa mintalah bukti pembayaran BPIH karena di dalamnya tercantum nomor porsi calon jamaah.

4. Calon jamaah haji mendaftar ulang ke kantor Kemenag setempat dengan membawa bukti setoran BPIH dan bukti pendebetan serta menanyakan jadwal keberangkatan.

5. Sebelum keberangkatan, harus melakukan pelunasan BPIH ke bank.
Lalu mintalah bukti pelunasan BPIH.

Semoga bermanfaat….

Salam dari Saibah Travel Umroh dan Haji Plus

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS