Promo Umroh Hemat untuk pendaftaran Sept & Okt 2014

  • 0
Slide Biro Umroh Semarang 2

Promo Umroh Hemat untuk pendaftaran Sept & Okt 2014

Slide Biro Umroh Semarang 2

Dapatkan Diskon 50$ bagi yang mendaftar di bulan september dan 25$ bagi yang mendaftar di bulan Oktober Untuk keberangkatan kapan saja (sesuai jadwal)


  • 0

Burung di sekitar Istana Raja Namrud

Melihat burung yg terbang di atas Kakbah, mengingatkan kisah “Burung Di Istana Namrud”. Konon ketika Ibrahim dibakar Raja Namrud, banyak burung yg bertengger di atas istana Namrud. Ada burung besar dan burung kecil. Mereka semua bersedih. Dan ketika api mulai membakar Ibrahim, tiba2 seekor burung yg paling kecil terbang menuju sungai di dekat istana. Dengan paruhnya yg kecil ia ambil setetes air dan dibawa terbang utk disiramkan di atas api yg membakar Ibrahim. Ia melakukannya berkali2 hingga lelah dan kembali bertengger di atas istana. Burung yg besar berkata : “Utk apa kau melakukan perbuatan yg sia2 spt itu?”. Sambil terengah, burung kecil itu menjawab : “Agar kelak jika Allah bertanya padaku “Apa yg telah engkau lakukan utk menyelamatkan Kekasihku?”, maka aku bisa menjawabnya dengan tenang..” Subhanallah. Siapkah kita berperan lebih? Dan bukan hanya jadi penonton dan komentator? Insya Allah.

¤Hakekat Umroh bersama Saibah¤

Oleh Edy Darmoyo


  • 0

Kakbah Menjawab Sujudku

Saat memandang Kakbah, kita disunnahkan baca doa :

“Allahumma zid hadzaal baita tasriifaan wa ta’dhiimaan wa takriimaan wa mahaabatan…”

yang artinya : “Ya Allah tambahkan kemuliaan, keagungan, kehormatan dan wibawa pada Kakbah ini..”

Dan kita bisa menitikkan air mata saat memandangnya. Namun benarkah kita akan selalu menjaga kemuliaan itu? Menjaga keagungan itu? Menjaga kehormatan itu? Menjaga wibawa itu? Berapa banyak kita justru mengabaikan panggilan azan. Menelantarkan masjid dan mushola di dekat rumah kita. Tidak tergerak utk ikut memakmurkan rumah2 Allah di dekat diri kita? Membiarkan anak2 kita bermain hingga melambatkan shalatnya? Masya Allah. Ya, Allah, dalam sujud syahdu di KakbahMu, Engkau menampar jiwaku dan menyadarkanku, betapa selama ini aku sering mengabaikanMu dan menelantarkan rumah2Mu di negeriku.

¤Hakekat Umroh bersama Saibah¤

Oleh Edy Darmoyo


  • 0

Mencari Menu Masakan Indonesia “Kampong Jawa” di Arab Saudi

JIKA Anda pergi haji atau umroh jangan takut tidak menemukan makanan Indonesia di Jeddah, Makkah maupun di Madinah. Saat ini restoran Indonesia maupun perusahaan catering yang menyajikan cita rasa Indonesia sudah menjamur di berbagai kota yang dilewati para jamaah haji atau umroh.

Saat Anda menginjakkan kaki pertama kali di bandara misalnya, Anda pasti merasakan hidangan nasi kotak dengan menu ayam bakar atau empal daging yang rasanya tidak kalah dengan restoran di Indonesia karena memang juru masaknya dari Indonesia. Para operator haji atau umroh biasanya telah memesan nasi kotak sebagai ‘welcoming greeting’ kepada jamaahnya dari berbagai restoran Indonesia seperti “Betawi Restoran”, “Mr. Sate”, “Sattis” dll.

Saat berada di Makkah pun berbagai perusahaan catering yang menyajikan masakan Indonesia sangat bersaing, mereka menawarkan open buffet ke berbagai hotel dari mulai kelas melati sampai kelas bintang 5.

Sebut saja “Asia Catering”, “Betawi Catering”, “Binjawi”, “Damanhuri”, “Asia Tenggara”, “Dapur Kita”, “Cita Rasa” dll.

Menu yang ditawarkan sangat vareatif sesuai dengan paket yang dipilih. Berbicara rasa, jangan khawatir. Pasti sangat pas bagi lidah orang Indonesia. Bahkan banyak warga asing termasuk warga Arab Saudi menyukai masakan Indonesia. Hal ini terbukti dengan ramainya restoran Indonesia dengan para pengunjung warga arab Saudi.

Oceng Shihabuddin, seorang supervisor restoran Betawi mengaku, rata-rata warga Arab Saudi yang berkunjung ke restorannya memesan nasi campur dan gado-gado.

“Selain cara penyajiannya yang cepat, mereka suka dengan makanan yang padat dan banyak,” ujarnya.

Maka tidak aneh jika semua restoran Indonesia di Jeddah, Makkah dan Madinah menyediakan menu nasi campur.

Di Madinah, bahkan ada beberapa restoran kelas menengah ke bawah dekat dengan Masjid Ghumamah, sebelah Utara Baqi. Di sini, sedikitnya ada 4 restoran Indonesia. Selain restoran musiman yang biasanya menjamur pada musim haji dan umroh.

Hal yang sama juga kita dapatkan di Jeddah. Di Balad misalnya sebagai tempat favorit yang biasanya dikunjungi oleh para jamaah haji dan umroh saat ini sudah ada 3 restoran Indonesia. Ada “Warung Bakso Mang Oedin”, “Rosella” dan “Restoran Garuda”. Para jamaah dapat menikmati masakan Indonesia usai berbelanja di kawasan Balad (semacam Blok-M nya Jeddah). Harga yang ditawarkan relative terjangkau dengan kocek orang Indonesia.

Bahkan jika Anda ingin sedikit ke luar Balad, di Distrik Syarafiah misalnya, tepatnya di mana paling diminati oleh para Mukimin Indonesia, dalam radius sekitar 1 KM Anda dapat menemukan sedikitnya 8 restoran Indonesia dari mulai kelas warteg hingga kelas atas.

Di tempat yang sering disebut “Kampong Jawa” Anda dapat menemukan berbagai menu masakan dan minuman khas Indonesia dari mulai semur jengkol, gado-gado, kredok, pecel lele hingga es cendol.

Di daerah ini ada restoran Betawi yang biasanya digunakan oleh para jamaah haji atau umroh untuk transit sebelum check in di hotel atau sebelum ke bandara mengingat harganya jauh lebih murah ketimbang harga makanan di hotel.

Di restoran berluas 400 m yang dapat menampung sekitar 150 jamaah ini, biasanya para pengurus sekaligus mengadakan perpisahan dengan para jamaahnya setelah program umroh berakhir. Bukan saja jamaah haji Indonesia tapi juga jamaah dari Asia Tenggara seperti Malaysia dan Brunei Darussalam sering didapati mengunjungi restoran ini.

Menjamurnya restoran Indonesia di Jeddah tidak lepas dari hukum ekonomi demand and supply, maklum selain jumlah WNI yang banyak di Jeddah hal ini juga didukung oleh banyaknya warga Arab Saudi yang melancong ke Indonesia.

Mereka yang sudah merasakan taste masakan Indonesia selama di Indonesia. Nah, sekembalinya ke Arab Saudi, rupanya mereka berusaha mencari cita rasa yang sama. Kesempatan ini digunakan oleh pelaku bisnis restoran untuk mendirikan restoran Indonesia.

Tentunya masih banyak restoran Indonesia lain di Jeddah dan sekitarnya yang belum disebutkan di sini, untuk itu jangan kawatir tidak menemukan taste Indonesia selama anda melaksanakan haji atau umroh.

Tapi hati-hati, ada juga restoran yang berlabel Indonesia tapi cita rasanya jauh dari cita rasa Indonesia, maklum karena juru masaknya biasanya diambil dari warga Bangladesh.


  • 0

Perlengkapan/Peralatan Umroh Yang Harus Dibawa

Barang2 apa yang sebaiknya dibawa untuk Perlengkapan umroh ?

Yang harus dibawa jamaah umroh sangatlah beragam, bergantung pada masing – masing individu jamaah. Namun pada dasarnya terdapat beberapa perlengkapan yang harus dipersiapkan oleh calon jamaah umroh sebelum hari keberangkatan nya ke tanah suci. Perlengkapan umroh sejauh ini dapat dibedakan menjadi 2 (dua) jenis, yaitu perlengkapan yang disediakan oleh biro travel penyelenggara umroh, dan perlengkapan yang harus dipersiapkan sendiri oleh calon masing-masing jamaah, bergantung kebutuhan.

Setiap perlengkapan umroh tersebut amat berguna bagi jamaah umroh, semata – mata hanya sebagai penunjang kekhusyu’an ibadah, apalagi yang baru pertama kali melaksanakan ibadah umroh, mungkin akan sedikit bertanya – tanya perlengkapan apa saja yang harus dibawa sebagai persiapan selama di tanah suci.  Walaupun di sekitar masjidil haram dan masjid nabawi banyak terdapat pertokoan dan mall yang mungkin sebagian besar pegawainya telah menguasai percakapan dagang dengan berbahasa Indonesia, namun tetap kami sarankan untuk tetap membawa perlengkapan umroh agar tidak mengalami kesulitan  atau tidak harus beli selama di tanah suci guna meminilaisir biaya umroh.

A. Disediakan oleh biro Travel Umroh

Setiap biro travel  penyelenggara umroh memiliki kebijakan tersendiri dalam penentuan perlengkapan umroh yang akan diberikan kepada jamaah masing – masing, namun pada umumnya adalah sebagai berikut :

  1. Tas trolley dengan ukuran diameter 20-24 inch,
  2. Tas paspor yang memiliki ukuran lebih kecil, dan dapat dipergunakan sebagai tas sandal,
  3. Kain ihram berupa dua lembar kain putih berbahan seperti handuk yang mampu menyerap keringat, nyaman dan hangat dipakai ketika musim dingin, beserta perlengkapannya (laki-laki) dan mukena, bergo (wanita)
  4. Kain sebagai bahan baju seragam biro penyelenggara umroh, yang dapat dijahit dengan model menurut keinginan masing – masing,
  5. Buku doa,
  6. Name tag atau ID Card sebagai kartu identitas.
  7. Satu unit kotak P3K untuk setiap rombongan

 Perlengkapan umroh Perlengkapan Umroh yang harus disediakan sendiri:

Jamaah Laki – laki

  1. 1 (satu) lembar Kain ihram ( sebagai cadangan apabila diperlukan),
  2. 3 (tiga) potong Baju koko,
  3. 2 (dua) potong Celana panjang,
  4. 2 (dua) buah peci ,
  5. 2 (dua) potong Kain sarung ,
  6. 2 (dua) buah kaos kaki,
  7. 3 (tiga) Kaos oblong atau baju lengan panjang,
  8. 1 (buah) potong Jaket atau baju hangat,
  9. 2 (dua) pasang Sandal jepit ,
  10. 1 (satu) lembar handuk mandi
  11. 1 (satu) set Perlengkapan mandi,
  12. 1 (satu) gunting kecil (simpan dalam tas trolley, dan masukkan dalam bagasi pesawat/jangan dibawa di dalam kabin),
  13. 1 (set) Kacamata, pelembab (apabila diperlukan),
  14. Beberapa potong pakaian dalam
  15. Obat-obatan (sesuai kebutuhan),
  16. Uang saku secukupnya, atau dapat memanfaatkan ATM selama di Tanah Suci.

Jamaah wanita

  1. 2 (dua) mukena,
  2. 3 (tiga) potong busana muslimah,
  3. 3 (tiga) rok panjang,
  4. 3 (tiga) buah jilbab,
  5. 2 (dua) buah kaos kaki,
  6. 3 (tiga) baju lengan panjang,
  7. 1 (buah) potong Jaket atau baju hangat,
  8. 2 (dua) pasang Sandal jepit ,
  9. 1 (satu) lembar handuk mandi dan 1 (satu) lembar handuk kecil
  10. 1 (satu) set Perlengkapan mandi,
  11. 1 (satu) gunting kecil (simpan dalam tas trolley, dan masukkan dalam bagasi pesawat/jangan dibawa di dalam kabin),
  12. 1 (set) Kacamata, lipgloss dan pelembab (apabila diperlukan),
  13. Beberapa potong pakaian dalam
  14. Obat-obatan (sesuai kebutuhan),
  15. Uang saku secukupnya, atau pun kartu ATM.

Pada prinsipnya perlengkapan umroh yang tercantum diatas mampu mengakomodir kebutuhan jamaah selama di tanah suci, khusus nya bagi mereka yang mengambil paket umroh murah yang umumnya hanya 9 hingga 15 hari.

Namun yang perlu diingat adalah perlengkapan umroh hanyalah sebatas pendukung dalam kekhusyu’an jamaah dalam beribadah umroh. Hal yang jauh lebih penting  yang harus dipersiapkan adalah kesiapan niat, fisik, mental dan kesehatan. Mengingat hampir 70 % ibadah umroh adalah ibadah yang membutuhkan stamina dan kesehatan prima. Sehingga jangan sampai karena mempersiapakan keperluan perlengkapan umroh, justru kelelahan atau melalaikan persiapan yang lebih penting tersebut.

Mudah – mudahan uraikan singkat mengenai perlengkapan umroh yang harus dibawa oleh calon jamaah umroh dapat bermanfaat khususnya bagi mereka yang ber Ibadah Umroh untuk Pertama Kali, Jangan ragu untuk menghubungi Saibah


Pencarian

Artikel Terbaru

Umroh Sejarah 2016 – 2017

Umroh 
Sejarah 2016 2017

Umroh Arbain 16 Hari

Umroh Arbain

Umroh Dauroh Quran 2017

Umroh Dauroh Quran 2017

Jadwal Umroh 2016-2017

Umroh 
Semarang 2016-2017